Perbedaan Denim dengan Jeans

Meskipun sering digunakan secara bergantian, Jeans dan Denim sebenarnya adalah dua hal yang berbeda. Keduanya saling berhubungan, tetapi memiliki fungsi dan pengertian yang tidak sama. Pemahaman ini penting terutama bagi konsumen maupun pelaku industri fashion agar tidak salah kaprah.

Denim adalah Bahan Kain

Denim adalah kain berbahan katun yang ditenun dengan teknik twill weave, yaitu pola tenunan diagonal yang kuat. Kain ini biasanya memiliki tampilan: bagian luar lebih gelap, bagian dalam lebih terang, tekstur kuat dan tahan lama.
 
Denim bisa digunakan untuk membuat berbagai jenis produk seperti: Jeans, Jaket, Kemeja, Tas, Apron, Topi, dan berbagai produk fashion lainnya.
Kesimpulan: Denim = Bahannya.

Jeans adalah Produk yang Dibuat dari Kain Denim

Jeans adalah produk pakaian, khususnya celana, yang dibuat menggunakan kain Denim.  Jadi, jeans merupakan salah satu bentuk dari hasil olahan kain Denim.
 
Ciri khas Jeans:
  1. Desain lima kantong (five-pocket style)
  2. Rivet pada bagian stress point
  3. Jahitan khas (biasanya warna kuning atau oranye)
  4. Cutting atau fit tertentu (skinny, straight, regular, tapered, wide)
 
Kesimpulan: Jeans = Produknya.

Pada akhirnya, memahami perbedaan antara Denim dan Jeans membuat kita sadar bahwa keduanya bukanlah hal yang sama. Tidak semua Denim adalah Jeans, tetapi semua Jeans adalah Denim.

 

Lalu kenapa banyak orang salah menyebutnya? Karena Jeans adalah produk Denim yang paling populer, sehingga istilah “Denim” dan “Jeans” sering digunakan secara bergantian. Padahal Denim jauh lebih luas: ia hadir dalam bentuk jaket, kemeja, rok, topi, bahkan aksesoris lainnya.

 

Dengan mengenal perbedaannya, Kamu bukan hanya lebih paham soal fashion, tetapi juga bisa lebih menghargai bahan yang sudah menjadi ikon budaya ini. Denim adalah kainnya sedangkan jeans hanyalah salah satu produk yang dibuat dari bahan dari denim.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *