Kenali Simbol-Simbol pada Label Pakaianmu!!

Setiap pakaian seperti Denim, Chinos, dan pakaian lainnya memiliki care label atau label perawatan yang berisi simbol-simbol kecil. Banyak orang sering mengabaikannya, padahal simbol-simbol ini sangat penting untuk menjaga warna, bentuk, dan kualitas pakaian agar tetap awet.

Dengan memahami arti simbol perawatan, kamu bisa merawat pakaian dengan benar dan menghindari kerusakan seperti warna cepat pudar, kain melar, atau penyusutan.

Sebelum membahas lebih jauh satu per satu arti simbol pada label pakaian, ada baiknya kamu memahami gambaran besarnya terlebih dahulu. Gambar di atas menunjukkan kelompok utama simbol perawatan pakaian yang paling sering ditemukan pada label, mulai dari cara mencuci, penggunaan pemutih, pengeringan, penyetrikaan, hingga perawatan khusus seperti cuci kering dan penjemuran.

Setiap ikon memiliki bahasa visual yang sederhana, namun sangat informatif. Jumlah titik pada simbol biasanya menandakan tingkat suhu, semakin banyak titiknya maka semakin tinggi pula suhunya, sedangkan jumlah garis menunjukkan tingkat kelembutan proses perawatan. Sementara itu, tanda silang menjadi penanda tegas bahwa suatu metode tidak boleh dilakukan pada pakaian tersebut. Dengan memahami penjelasan awal ini, kamu tidak lagi melihat label pakaian sebagai simbol asing, melainkan sebagai panduan penting untuk menjaga kualitas dan umur pakaianmu.

  • Ketika kamu melihat simbol ember air tanpa tambahan garis apa pun, itu berarti pakaian aman dicuci menggunakan mesin cuci standar. Jenis bahan ini cukup kuat untuk menghadapi putaran normal tanpa risiko besar terhadap bentuk atau tekstur kain.
  • Namun, jika kamu melihat simbol ember air dengan bagian bawah terdapat satu garis, artinya pakaian sebaiknya dicuci dengan siklus yang lebih pendek atau lebih lembut. Ini biasanya berlaku untuk bahan yang masih kuat, tetapi membutuhkan perlakuan ekstra agar tidak cepat melar atau kusut.
  • Simbol ember dilengkapi dua garis di bagian bawah, pesan yang disampaikan menjadi lebih tegas: gunakan mode gentle atau delicate. Pada tahap ini, mesin cuci tetap boleh digunakan, tetapi dengan putaran pelan dan tekanan minimal. Simbol ini sering ditemukan pada pakaian dengan serat yang lebih halus atau detail jahitan yang perlu dijaga.
  • Simbol ember air yang disilang. Ini adalah peringatan keras bahwa pakaian tidak boleh dicuci dengan air sama sekali. Biasanya, bahan seperti ini hanya boleh dirawat dengan metode khusus seperti dry clean, karena air bisa merusak struktur atau finishing kainnya.
  • Jika kamu menemukan simbol ember air dengan gambar tangan di dalamnya, itu berarti pakaian sebaiknya dicuci menggunakan tangan. Metode ini memberi kontrol penuh terhadap tekanan dan gerakan, sehingga risiko kerusakan bisa diminimalkan. Meskipun terlihat merepotkan, cara ini justru membantu memperpanjang usia pakaian, terutama untuk Denim premium atau bahan pakaian yang sensitif.
  • Angka yang tertera di dalam simbol ember menunjukkan suhu maksimum air yang aman digunakan saat mencuci pakaian tersebut. Semakin rendah angkanya, semakin lembut perlakuan yang dibutuhkan kain. Misalnya, simbol 30° menandakan bahwa pakaian sebaiknya dicuci dengan air dingin atau suhu rendah dengan maksimum suhu sampai 30°. Ini biasanya berlaku untuk pakaian berwarna gelap, Denim indigo, atau bahan yang rentan menyusut dan luntur. Suhu rendah membantu menjaga warna tetap pekat dan serat kain tidak cepat melemah.
  • Ketika angka meningkat ke 40° atau 50°, pakaian sudah cukup aman untuk dicuci dengan air hangat. Suhu ini umum digunakan untuk pakaian sehari-hari yang membutuhkan pembersihan lebih maksimal, namun tetap ingin mempertahankan bentuk dan kenyamanan bahan. Untuk Denim modern atau jeans dengan campuran stretch, suhu ini sering dianggap titik aman.
  • Simbol 60° hingga 70° menandakan pakaian dapat dicuci dengan air panas. Biasanya, ini diperuntukkan bagi kain yang tebal, kuat, atau pakaian yang membutuhkan tingkat kebersihan ekstra, seperti pakaian kerja atau bahan non-delikat. Meski begitu, pada Denim, suhu tinggi sebaiknya tetap dihindari kecuali benar-benar diperlukan, karena dapat mempercepat proses pudar dan penyusutan.
  • Angka 95° adalah batas suhu tertinggi dan biasanya hanya ditemukan pada pakaian berbahan sangat kuat seperti katun tebal atau tekstil industri. Suhu ini digunakan untuk sterilisasi maksimal, bukan untuk perawatan harian. Untuk jeans atau Denim lifestyle, suhu setinggi ini hampir tidak pernah disarankan.

Selain angka, jumlah titik di dalam simbol ember juga memiliki makna yang sama pentingnya. Satu titik menandakan suhu rendah, dua titik suhu sedang, dan semakin banyak titik berarti semakin tinggi suhu yang diperbolehkan. Ini adalah versi simbolik yang memudahkan pemahaman tanpa angka.

  • Simbol lingkaran polos menandakan bahwa pakaian hanya boleh dicuci dengan metode dry clean, yaitu pembersihan menggunakan pelarut kimia tanpa air. Metode ini membantu menjaga bentuk pakaian, struktur serat, serta detail jahitan yang bisa rusak jika terkena air atau gesekan mesin cuci.
  • Jika lingkaran tersebut disilang, artinya pakaian tidak boleh dicuci kering sama sekali. Pada kondisi ini, pencucian kering justru dapat merusak bahan, warna, atau lapisan kain tertentu. Maka, penting untuk mengikuti instruksi ini agar pakaian tidak mengalami kerusakan permanen.
  • Simbol dry clean dengan keterangan siklus singkat (short cycle) menunjukkan bahwa proses pencucian harus dilakukan lebih cepat dan lembut untuk menghindari tekanan berlebih pada kain.
  • Kelembapan lebih rendah (reduced moisture) atau suhu rendah (low heat), yang menandakan pakaian sensitif terhadap panas tinggi.
  • Simbol tanpa uap (no steam finishing) berarti pakaian tidak boleh melalui proses finishing dengan uap panas setelah pencucian kering, karena uap dapat menyebabkan kain berubah bentuk atau mengilap.
  • Huruf di dalam lingkaran juga memiliki arti penting. Huruf A menandakan pakaian dapat dicuci kering dengan semua jenis pelarut. Huruf P berarti aman menggunakan hampir semua pelarut dry clean, kecuali jenis tertentu seperti trikloroetilen. Sementara huruf F menunjukkan bahwa pakaian hanya boleh dicuci kering dengan pelarut berbasis minyak bumi, yang biasanya lebih lembut.
  • Selain itu, simbol W menunjukkan pencucian basah profesional (professional wet cleaning), yaitu metode khusus yang menggunakan air tetapi dengan kontrol ketat terhadap suhu, kelembapan, dan gerakan mesin. Jika terdapat satu atau dua garis di bawah simbol W, itu menandakan proses harus dilakukan dengan perlakuan lembut hingga ekstra lembut.
  • Simbol segitiga polos menandakan bahwa pakaian boleh menggunakan pemutih jika diperlukan. Artinya, pemutih dapat digunakan dengan takaran wajar dan sesuai kebutuhan, terutama untuk menghilangkan noda membandel. Namun, tetap disarankan untuk berhati-hati, khususnya pada pakaian berwarna.
  • Simbol segitiga disilang, itu berarti pemutih tidak boleh digunakan sama sekali. Instruksi ini biasanya ditemukan pada pakaian berwarna gelap, bahan sensitif, atau kain dengan pewarna khusus yang mudah rusak jika terkena bahan kimia pemutih.
  • Simbol Segitiga dengan dua garis miring di dalamnya menunjukkan bahwa pakaian hanya boleh menggunakan pemutih non-klorin. Jenis pemutih ini lebih lembut dibandingkan pemutih klorin dan membantu menjaga warna serta kekuatan serat kain, sehingga lebih aman untuk sebagian besar pakaian berwarna.
  • Pada beberapa label, terdapat segitiga dengan tulisan “CL” yang berarti pakaian hanya boleh menggunakan pemutih berbahan klorin. Simbol ini umumnya ditemukan pada pakaian berwarna putih atau kain yang dirancang khusus agar tahan terhadap pemutih klorin tanpa mengalami perubahan warna atau kerusakan serat.
  • Sebaliknya, jika simbol CL disilang, itu menandakan bahwa pemutih klorin tidak boleh digunakan, dan jika pemutihan diperlukan, hanya pemutih non-klorin yang diperbolehkan.
  • Simbol mesin pengering yang disilang menandakan bahwa pakaian tidak boleh dikeringkan menggunakan mesin pengering. Penggunaan dryer dapat menyebabkan pakaian menyusut, melar, atau merusak struktur kain. Untuk simbol ini, sebaiknya pakaian dikeringkan secara alami dengan diangin-anginkan.
  • Simbol mesin pengering tanpa tambahan garis atau titik menunjukkan bahwa pakaian aman dikeringkan dengan mesin pengering menggunakan pengaturan normal, selama tidak ada instruksi tambahan terkait suhu atau siklus.
  • Simbol Mesin Pengering dengan satu garis di bawah simbol, artinya gunakan pengaturan permanent press atau siklus lembut. Mode ini dirancang untuk mengurangi kusut dan tekanan panas, cocok untuk pakaian berbahan campuran atau yang mudah berubah bentuk.
  • Simbol Mesin Pengering dengan dua garis di bawahnya menandakan pakaian harus dikeringkan dengan siklus sangat lembut. Mode ini menggunakan putaran dan panas yang lebih rendah, ideal untuk kain halus atau pakaian dengan detail khusus.
  • Simbol Mesin Pengering dengan Satu titik, artinya Pakaian harus dikeringkan dengan panas rendah untuk mencegah penyusutan dan menjaga serat kain tetap awet.
  • Simbol Mesin Pengering dengan dua titik, artinya pakaian aman dikeringkan dengan suhu sedang, umum digunakan untuk pakaian sehari-hari dengan bahan yang cukup kuat.
  • Simbol Mesin Pengering dengan tiga titik, artinya pakaian dapat dikeringkan dengan panas tinggi, biasanya berlaku untuk kain tebal atau pakaian berbahan katun kuat.
  • Simbol Mesin Pengering dengan lingkaran hitam, Simbol ini berarti pakaian dikeringkan tanpa panas, hanya menggunakan aliran udara. Metode ini paling aman untuk menjaga bentuk dan warna pakaian.
  • Simbol persegi tanpa tambahan garis menandakan bahwa pakaian boleh dikeringkan dengan cara dijemur. Pengeringan dapat dilakukan secara alami dengan sirkulasi udara yang baik, baik di dalam maupun di luar ruangan.
  • Simbol persegi yang disilang menunjukkan bahwa pakaian tidak boleh dikeringkan dengan metode pengeringan tertentu, biasanya berkaitan dengan larangan penjemuran atau pengeringan panas. Ikuti instruksi lanjutan pada label untuk mencegah kerusakan kain.
  • Simbol kain yang dipelintir/diperas dan disilang menandakan pakaian tidak boleh diperas. Memeras pakaian dapat merusak serat kain, menyebabkan pakaian melar, atau meninggalkan bekas lipatan permanen.
  • Simbol persegi dengan garis diagonal di sudut menunjukkan pakaian harus dikeringkan di tempat teduh/menghindari panas matahari. Hal ini penting untuk mencegah warna pudar dan menjaga kekuatan serat kain.
  • Simbol dengan garis lengkung di bagian atas menunjukkan pakaian dikeringkan dengan cara digantung, baik di dalam maupun di luar ruangan. Pastikan pakaian digantung dengan rapi agar tidak meninggalkan bekas lipatan.
  • Simbol garis horizontal di dalam persegi berarti pakaian dikeringkan dalam posisi datar. Cara ini ideal untuk pakaian yang mudah melar, seperti rajut atau bahan lembut, agar bentuknya tetap terjaga.
  • Simbol dengan tiga garis vertikal menunjukkan pakaian digantung dalam kondisi masih basah, tanpa diperas terlebih dahulu. Air akan menetes secara alami hingga pakaian kering dengan sendirinya.
  • Simbol setrika yang disilang menandakan bahwa pakaian tidak boleh disetrika sama sekali. Panas dari setrika dapat merusak struktur serat kain, menyebabkan meleleh, berubah bentuk, atau meninggalkan bekas permanen.
  • Simbol setrika tanpa tanda tambahan menunjukkan pakaian boleh disetrika pada suhu apa pun, termasuk dengan uap. Jenis pakaian ini umumnya terbuat dari bahan yang cukup kuat dan tahan panas.
  • Simbol setrika dengan tanda silang pada uap berarti pakaian tidak boleh disetrika menggunakan uap. Meskipun boleh disetrika, kelembapan dari uap dapat merusak tekstur kain tertentu atau menyebabkan noda air.
  • Simbol setrika dengan satu titik, cocok untuk bahan tipis dan sensitif seperti sutra, satin, nilon, atau kain sintetis. Disarankan menyetrika dengan lapisan kain pelindung.
  • Simbol setrika dengan dua titik, aman untuk bahan seperti katun tipis, poliester, dan wol ringan. Suhu ini cukup efektif untuk merapikan tanpa merusak serat.
  • Simbol Setrika dengan dua titik, digunakan untuk bahan yang lebih tebal dan kuat seperti katun tebal dan linen. Dan pastikan pakaian benar-benar kering sebelum disetrika.

Simbol perawatan pakaian mungkin terlihat kecil dan sering diabaikan, tetapi di balik ikon-ikon sederhana tersebut tersimpan panduan penting untuk menjaga kualitas pakaian. Mulai dari cara mencuci, suhu air, penggunaan pemutih, pengeringan, hingga cara menyetrika. Semuanya dirancang agar pakaian tetap awet, nyaman dipakai, dan tampil maksimal lebih lama.

Banyak kerusakan pada pakaian sebenarnya bukan karena bahannya yang buruk, melainkan karena perawatan yang kurang tepat. Warna cepat pudar, kain melar, atau tekstur rusak sering kali terjadi hanya karena kita melewatkan arti satu simbol kecil di label pakaian.

Dengan memahami simbol-simbol ini, kamu tidak hanya merawat pakaian dengan benar, tetapi juga menghemat waktu, biaya, dan memperpanjang usia pakai setiap item favoritmu—termasuk Denim dan jeans kesayanganmu. Jadi, sebelum mencuci atau menyetrika, luangkan sedikit waktu untuk membaca labelnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *